oleh

Gubernur Suhardi Duka Peringati 100 Tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang, Dirangkaikan Penanaman Perdana Alpukat Miki

SULBAR.SIN.CO.ID – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, memperingati 100 Tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang (IMTK) yang dirangkaikan dengan penanaman perdana secara simbolik bibit alpukat varietas Miki di Tamalea, Desa Bonehau, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (2/11/2026).

Kegiatan bersejarah tersebut turut dihadiri Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, Bupati Mamuju, serta tokoh agama dan masyarakat. Peringatan satu abad Injil masuk Tanah Kalumpang ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kerukunan, serta semangat pembangunan masyarakat di Sulawesi Barat.

 Pada kesempatan tersebut juga dirangkaikan dengan penanaman perdana bibit alpukat varietas Miki sebagai langkah awal pengembangan potensi pertanian dan perkebunan di wilayah tersebut.

Baca Juga  Rapat Terakhir Bersama Komisi I DPR RI, Prabowo Pamit dan Mohon Maaf

 Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Sulawesi Barat, Hamdani Hamdi, menyampaikan bahwa penanaman alpukat varietas Miki tersebut direncanakan akan dilanjutkan pada tahun 2027 dengan luas pengembangan sekitar 10 hektare.

 “Penanaman perdana ini menjadi langkah awal pengembangan alpukat varietas Miki di wilayah Bonehau. Pada tahun 2027, kegiatan ini direncanakan akan dilanjutkan dengan luas sekitar 10 hektare dan kebutuhan bibit sebanyak 2.800 pohon,” ujar Hamdani Hamdi.

 Menurutnya, pengembangan komoditas alpukat memiliki potensi untuk memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Dengan pengembangan yang terencana dan berkelanjutan, komoditas ini diharapkan dapat menjadi salah satu sumber pendapatan baru bagi petani serta mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Baca Juga  Dinas ESDM Sulbar Dampingi Tim Geominerba Kementerian ESDM Susun WPR di Kalumpang

 Hamdani Hamdi menambahkan, program pengembangan alpukat tersebut sejalan dengan visi dan misi Pancadaya Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui pengembangan sektor pertanian, pemerintah daerah berupaya menciptakan keseimbangan pertumbuhan di berbagai sektor sekaligus meningkatkan daya saing daerah.

 “Pengembangan alpukat ini merupakan bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian. Kita ingin potensi daerah dapat dikembangkan secara optimal, memberikan manfaat ekonomi bagi petani, meningkatkan daya saing daerah, sekaligus tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup,” jelasnya.

Baca Juga  Polytron Berhasil Buat Motor Listrik Baru Bernama Evo

 Ia berharap, pengembangan alpukat varietas Miki di Bonehau dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat sektor hortikultura Sulawesi Barat. Selain memberikan manfaat ekonomi, program ini juga diharapkan mampu mendukung pembangunan berkelanjutan yang tetap memperhatikan keseimbangan ekologi dan kelestarian lingkungan.

 Melalui momentum peringatan 100 Tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat kebersamaan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, serta menjaga lingkungan hidup bagi generasi mendatang.(***)

News Feed