oleh

DKP Sulbar akan Fasilitasi Nelayan dengan Alat Komunikasi

MAMUJU – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Barat, akan memfasilitasi nelayan di Sulbar dengan radio dan peralatan keselamatan saat melaut.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulbar, Prof Fadli Syamsuddin, kemarin. Tak sedikit nelayan yang mengalami kecelakaan dan hilang saat melaut.

“Kami menyadari itu makanya tahun depan kami bantu pengadaan radio. Kita bagikan, apakah dalam bentuk program aspirasi maupun melalui DKP,” kata Fadli, Senin 4 Oktober.

Baca Juga  Petugas Berhasil Evakuasi Pohon Asem yang Tumbang

Ia menjelaskan, dengan adanya radio tersebut para nelayan nantinya akan memiliki frekuensi khusus dalam berkomunikasi, utamanya apabila terjadi hal darurat.

Selain radio, para nelayan nantinya akan diberikan alat kelengkapan keselamatan seperti pelampung.

“Itu sebenarnya pelampung sudah ada aturannya seperti kapal besar ada, cuman nelayan kita secara naluri dan budaya tidak terlalu menyadari itu,” ujarnya.

Meski begitu, pihaknya akan tetap berupaya untuk melengkapi peralatan keselamatan bagi nelayan.
Disamping itu, upaya pemulihan ekonomi di sektor kelautan dan perikanan akan dilakukan dengan memanfaatkan dua sektor yaitu laut dan tambak budidaya udang vaname.

Baca Juga  Soal Reshuflle, SMSI Berharap Presiden Mendengar Berbagai Masukan

Kepala DKP mengaku telah melakukan pertemuan bersama BI Perwakilan Sulbar dimana BI menggandeng Institute Pertanian Bigor (IPB) untuk melakukan kajian kelautan.

Ia menjelaskan, pemberdayaan nelayan masih sangat terbatas, sehingga pihaknya berupaya melakukan perbaikan infrastruktur untuk menunjang aktifitas nelayan, dan pembangunan cool storage.

“Program kami di DKP khusus nelayan membenahi ini, bagaimana hasil tangkapan itu punya nilai jual yang tinggi supaya bisa meningkatkan kesejahteraan nelayan,” jelas Prof Fadli.

Baca Juga  Cegah Pohon Tumbang, Empat Pohon di Jalan Puspa Cengkareng Ditoping

Ia pun telah, melakukan MOU bersama sejumlah investor untuk masuk di Sulbar, melakukan pembenahan seperti pengolahan ikan dan perbaikan pelabuhan Palipi Majene, dan Pelabuhan Kasiwa Mamuju. (*/cr1)

Sumber: sulbarexpress.co.id

News Feed